Ads

Showing posts with label kuliah. Show all posts
Showing posts with label kuliah. Show all posts

Sunday, 28 September 2014

Paradoks Nilai : Berlian vs Air

Paradoks Nilai

Sebelum teori nilai guna dikembangkan, ahli - ahli ekonomi menghadapi kesulitan di dalam menerangkan perbedaan yang menyolok di antara harga air dan harga berlian. Air merupakan barang yang sangat berharga kepada manusia tetapi harganya sangat murah. Sedangkan berlian bukanlah benda yang sangat penting dalam kehidupan sehari - hari tetapi harganya jauh lebih mahal dari harga air.

Apakah yang menyebabkan keadaan yang aneh itu? Yaitu harga mengapakah harga barang yang vital tersebut sangat murah sedangkan barang yang tidak terlalu banyak gunanya sangat mahal? Terdapat dua alasan yang dapat digunakan untuk menerangkan keadaan tersebut. Yang pertama adalah alasan yang sudah lama disadari oleh ahli - ahli ekonomi, yaitu perbedaan dalam biaya produksi. Air merupakan benda yang mudah didapat di berbagai tempat sehingga untuk memperolehnya tidak diperlukan biaya yang terlalu besar. Tetapi tidak demikian halnya dengan berlian sebab ia merupakan barang yang sangat sukar untuk diperoleh dan biaya untuk memproduksinya sangat tinggi.

Alasan di atas tidak lengkap dan tidaklah sepenuhnya benar. Bukan berlian saja yang  biaya untuk memperolehnya tinggi. Demikian juga batu dari bulan, misalnya, bukanlah suatu benda yang mudah diperoleh dan biaya untuk memperolehnya sangat mahal. Akan tetapi, sekiranya batu bulan tersedia di pasar, rasanya harganya tidak akan semahal berlian dan mungkin sekali tidak lebih mahal dari harga air. Maka alasan bahwa harganya sangat langka dan biaya produksinya sangat mahal merupakan jawaban yang belum memuaskan untuk menerangkan perbedaan harga yang sangat menyolok di antara air dan berlian.

Teori nilai guna memberikan penjelasan yang lebih tepat mengenai sebabnya terdapat perbedaan yang sangat nyata antara harga air dan berlian. Perbedaan tersebut disebabkan oleh nilai guna marjinal mereka yang sangat berbeda. Oleh karena air sangat mudah diperoleh maka orang akan mengkonsumsi air sehingga pada tingkat di mana nilai guna marjinal air sangat murah. Nilai guna marjinal air adalah begitu rendahnya sehingga orang baru mau menggunakan lebih banyak air apabila harganya sangat rendah sekali. Nilai guna marjinallah yang menentukan apakah suatu barang itu mempunyai harga yang tinggi atau rendah.

Sukirno, Sadono. 2013. Mikroekonomi Teori Pengantar. Edisi 3. hlm 161-162.  Jakarta: Rajawali Pers.

Thursday, 27 March 2014

Bahasa Indonesia (Pertemuan Kedua)

Morfem - suku kata - kata - kalimat tunggal - kalimat majemuk - paragraf - karangan

1. Macam - macam huruf 
     a. huruf vokal (a,i, u, e, o)
     b. huruf mati
Bentuk huruf
     a. huruf kecil
     b. huruf besar (huruf kapital)

2. Suku kata 
     Gabungan dari 2 atau 3 huruf yang bermakna dalam pembentukan kata.

3. Kata
     Rangkaian morfem yang memiliki makna.

4. Kalimat tunggal
     a. Berklausa S-P-O-K dan kombinasinya
     b. Tidak berklausa atau satu kata dilengkapi tanda baca tertentu.

5. Kalimat majemuk
     a. sejajar atau setara
     b. bertingkat
     c. berlawanan
     d. bermakna ganda/bias
     a,b, dan c umumnya dibedakan dengan penggunaan 'predikat' kata kerja dan subjeknya. Misal dilengkapi dengan tanda baca tertentu, seperti tanda tanya, tanda seru dll.

6. Paragraf
     Rangkaian kalimat yang terdapat dalam satu paragraf, yaitu :
     a. kalimat utama/tema/gagasan utama
         Kalimat utama terletak :
         - di awal
         - di tengah
         - di akhir 
     b. lebih dari satu (beberapa kalimat penjelas/kalimat pendukung)
         
     Macam - macam paragraf
     a. deskriptif
     b. narasi
     c. eksposisi
     d. argumentasi
     e. persuasi/persuatif

7. Karangan/tulisan
     bersifat :
     a. fiksi (khayal/rekayasa/imajinasi)
          - modern
          - tradisional
          - semi ilmiah

     b. ilmiah (formal)
          - tesis
          - skripsi
          - makalah
          - laporan formal
          - berhubungan dengan disiplin keilmuan
          Karangan ilmiah dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, keasliannya, tujuan dan manfaat keilmiahannya.


Lihat juga : Bahasa Indonesia (Pertemuan Pertama)

Tuesday, 18 March 2014

Pengantar Ekonomi Makro : Tujuan Perekonomian secara Makro dan (sedikit) Penghitungan Pendapatan Nasional


Sebenernya udah ngantuk, tapi kalo ga dirangkum hari ini juga nantinya bakal ke buru males dan lupa mana aja yang baru dicatet. Catetan gue kan emang bener-bener ga rapi, jadi mesti cepet-cepet dibenerin sebelom jadi kacau.

Di pertemuan kedua ini, ngebahas tentang tujuan perekonomian secara makro, yaitu : Kesempatan kerja (full employment), stabilitas harga (price stability), pertumbuhan ekonomi (growth of economic), dan keseimbangan neraca pembayaran internasional (balance of payment).

Nah, masalah yang terjadi pada kesempatan kerja penuh itu berhubungan dengan pengangguran. Untuk stabilitas harga itu bermasalah dengan inflasi, pertumbuhan ekonomi berhubungan sama pendapatan masyarakat, pendapatan per kapita, dan untuk keseimbangan neraca pembayaran internasional itu berhubungan dengan perdagangan luar neger, ekspor impor.

Pengangguran terbagi menjadi dua, yaitu pengangguran normal dan pengangguran structural. Pengangguran normal terjadi pada karyawan yang masih bekerja tapi sedang mencari pekerjaan lain yang dianggapnya lebih baik. Sementara pengangguran structural adalah saat suatu perusahaan di suatu Negara mengalami kepailitan dan karyawannya di PHK.

Inflasi, inflasi ini berakibat menyulitkan orang dengan pendapatan rendah, karna harga semakin naik sementara pendapatan tidak berubah.
Inflasi terjadi bila rupiah banyak beredar.
Seiring dengan bertambahnya pendapatan maka akan mengakibatkan harga semakin naik.
Ada sebuah teori, kalo ga salah dari Philip, yang bilang kalo inflasi tinggi maka jumlah pengangguran itu sedikit dan bila inflasi rendah itu jumlah pengangguran banyak. Tapi yang terjadi di Indonesia saat ini adalah inflasi tinggi tetapi jumlah pengangguran itu banyak. Ada apa ini?

kenapa bentuk supply jadi gitu?


Dalam balance of payment ada dua kemungkinan yang akan terjadi yaitu surplus dan defisit. Bila surplus itu artinya cadangan devisa naik, dan untuk defisit itu devisa berkurang. Lebih baik mana surplus atau defisit? Yakin surplus lebih baik?
Saat surplus memang devisa naik, ini berarti investasi dalam ke dalam negeri bertambah, produktivitas masyarakat meningkat, pendapatan pun bertambah, harga-harga meningkat. Saat harga-harga ini meningkat, tidak dibarengi dengan meratanya pendapatan masyarakat, ada sebagian orang yang pendapatannya bertambah dan ada pula yang tetap. Nah masyarakat dengan pendapatan tetap sementara harga naik akan kesulitan untuk membiayai kebutuhan hidup, ini menyebabkan inflasi. Sementara jika defisit, investasi menurun, produktivitas menurun, pendapatan pun menurun, perusahaan mengalami kesulitan karna penurunan itu dan PHK, ini menyebabkan pengangguran. Jadi surplus atau pun defisit itu perlu diseimbangkan.

Dalam neraca BoP (Balance of Payment)
Terdapat dua sisi



Di sisi pasiva itu transaksi impor, dan di sisi aktiva itu ekspor. Kenapa? karna transaksi impor itu merupakan pengeluaran sementara ekspor adalah pemasukan.
Dalam sisi pasiva diisi oleh current account yaitu aliran barang dan jasa, capital account yaitu aliran modal pemerintah dan swasta (investasi langsung, portfolio, amortifikasi). Di sisi aktiva juga diisi dengan yang ada seperti di sisi pasiva. Bila di sisi aktiva lebih besar dari pada sisi pasiva maka itu berarti masih menerima dari pihak luar, dibuat tanda + (nominal uang).

Pengertian PN, pendapatan nasional, yaitu hasil bersih dari semua kegiatan produksi barang dan jasa yang dilakukan oleh semua produsen dalam suatu Negara dari berbagai sektor ekonomi.

PDB (produk domestic brutto)
PDN (produk domestic netto)
PN (pendapatan nasional)
P/k (pendapatan perkapita)
P/JK (pendapatan per jam kerja)
HHWL (harapan hidup warga lahir)


PDN = PDB – penyusutan barang modal
PN = PDN - (subsidi +pajak tidak langsung)
P/K = PN : jumlah penduduk
P/JK = P/K : jam kerja

Eh tunggu dulu itu menurut catetan gue, tapi kayanya ngaco deh, soalnya di kertas dicetaknya tuh

PDB harga pasar  = penggunaan PDB atas harga pasar = C+I+G+(X-M)
(PDB harga pasar – WNA) + pendapatan netto LN dari FP = PNB atas harga pasar
PNB – penyusutan barang modal = PNN
PNN – (PTL + subsidi) = PN
PN : jumlah penduduk = P/K

Eh sama aja ya (dari mulai PNN) ?

Kalian pusing ga sih belajar ekonomi?
Duh, belajar ekonomi tuh gini ya? Gue perlu lebih banyak belajar.

Pengantar Ekonomi Mikro : Perbedaan Antara Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro


Ekonomi mikro
  • Membicarakan unit-unit individu, seperti : perusahaan dan rumah tangga (RT).
  • Membicarakan tentang penentuan tingkat produksi suatu perusahaan, agar keuntungan yang diperoleh pada tingkat yang maksimal.
  • Permasalahan yang dibahas mengenai alokasi faktor-faktor produksi dan distribusi pendapatan.


Ekonomi makro
  • Membicarakan perekonomian secara keseluruhan dan mengabaikan unit-unit individu serta permasalahan yang dihadapinya.
  • Membicarakan tentang produksi secara keseluruhan (total output) dan tingkat harga umum.
  • Permasalahan yang dibahas mengenai : pendapatan nasional, kesempatan kerja penuh, dan pertumbuhan ekonomi.


Bahasa Indonesia


Di semester ini, ada matkul Bahasa Indonesia. Di matkul ini juga, tulisan mesti diperhatiin, pemakaian huruf kapital dan huruf kecil, tanda baca dan singkatan.
Gue sih suka-suka aja sama bahasa Indonesia, ga peduli siapapun yang ngajar. Ini gue buktiin waktu di SMK dengan cara, gue ga pernah remedial ulangan bahasa Indonesia. Tapi sayang, di saat-saat terakhir, nilai bahasa Indonesia gue malah kurang dan gue remed. Ini remed pertama gue selama SMK, dua tahun sebelumnya ga pernah remed. Nilai bahasa Indonesia gue ga ada yang dapet 100, kenapa? Karna walaupun jawaban gue bener semua, gurunya cuma ngasih nilai 85. Nah nilai gue itu biasanya 85 dan waktu kelas 12 kemaren tiba-tiba remed. Sedih banget. Udahlah lewatin hal ini.

Saat kuliah, gue ketemu lagi sama pelajaran ini. Tapi ga kaya waktu sekolah yang perlu proses lumayan lama, saat kuliah semua berjalan cepat, sangat cepat malah. Ok langsung aja.

Asal dan akar bahasa Indonesia itu dari bahasa Melayu, dengan diperkaya khasanah kosakata dari bahasa :

1.   Inggris, (account - akun, balloon - balon, cream - krim, radio - radio)
2.   Belanda, (buncis – boontjes, handuk - handdoek)
3.   Arab, (ziarah, halal, haram)
4.   Cina, (bakmi, bakpau, cincau)
5.   India,
6.   Portugis, (bangku - banco, garpu - garfo, jendela  - janela)
7.   Jerman dan
8.   Jepang. (Mochi, karate, ninja)

Bahasa Indonesia didominasi bahasa dari Negara dengan nomor 1 sampai 3. Sedangkan dari nomor 4 sampai 8, bahasa-bahasa itu digunakan sebagai pelengkap di bidang khusus, missalnya disiplin keilmuan khusus, teknologi, kuliner dan tradisi dan adat.

Istilah-istilah dalam bidang teknologi dominan menggunakan bahasa dari Jepang dan Jerman. Untuk bidang keagamaan didominasi dari bahasa Arab dan untuk bidang kuliner dipengaruhi dari bahasa Jepang dan Cina.

Kosakata yang berasal dari unsur serapan bahasa daerah :
1.   Jakarta,
2.   Jawa,
3.   Sunda,
4.   Madura,
5.   Bali,
6.   Sumatra,
7.   Sulawesi,
8.   Kalimantan dan
9.   Maluku.
Bahasa daerah yang dominan digunakan adalah bahasa daerah dengan nomor 1, 2, 3, 6 dan 7.
Bahasa sebagai sarana komunikasi yaitu komunikator menyampaikan pesan baik berupa lisan maupun tulisan kepada komunikan.

Bahasa Indonesia yang baik dan benar tidak harus selalu baku, tergantung dimana kita berada. Bila kita tinggal di daerah yang dominan menggunakan bahasa daerahnya maka kita menggunakan bahasa itu dan itu tidak apa-apa, tetap bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Bahasa Indonesia selalu berkembang, lingua fraca.

“Lingua franca (bahasa Latin yang artinya adalah "bahasa bangsa Franka") adalah sebuah istilah linguistik yang artinya adalah "bahasa pengantar" atau "bahasa pergaulan" di suatu tempat di mana terdapat penutur bahasa yang berbeda-beda.
… "Lingua franca" adalah istilah yang diartikan secara fungsional, tidak bergantung pada sejarah linguistik maupun struktur bahasanya.” - Wikipedia Indonesia
Bahasa : morfem > suku kata > kata > kalimat > kalimat majemuk > paragraf > tulisan (fiksi dan non fiksi).
Morfem (huruf) bila digabungkan akan membentuk suku kata.
Kata adalah beberapa jajaran huruf yang memiliki makna.
Kalimat terbagi menjadi dua, yaitu aktif dan pasif.
Kalimat majemuk terdiri dari tiga, yaitu setara atau sejajar, bertingkat dan berlawanan.
kalimat majemuk setara yaitu penggabungan dua kalimat atau lebih kalimat tunggal yang kedudukannya sejajar atau sederajat.
Kalimat majemuk bertingkat yaitu penggabungan dua kalimat atau lebih kalimat tunggal yang kedudukannya berbeda.
Lebih lengkapnya bisa di liat di sini

English For Business : Subject, Predicate and Object



Sabtu sore kemaren  gue kuliah, jadwalnya jam setengah 4 tapi karna ada hal lain jadinya hampir jam empat-an baru mulai.

Hari itu ngebahas tentang bedanya sentence sama phrase. Dari yang gue tangkep nih ya, sentence itu harus ada predicate, sementara phrase itu group of words alias kumpulan kata-kata tapi ga ada predicate, contoh phrase nih ya : at the bank. At the bank kan cuma sekumpulan kata ga ada predicate-nya. Sedangkan untuk sentence, ga mesti ada subject, asal ada predicate-nya aja. Misalnya, “Don’t close the door!” Don’t close itu predicate-nya, the door itu object atau other information.
Ada 4 sentences yaitu affirmative, negative, interrogative, imperative.

Subject terdiri dari 2, yaitu noun dan pronounNoun adalah kata benda, gampangnya apapun asalkan punya nama, walau ga bernyawa itu termasuk benda, contoh : meja, kursi, air, udara dll). Sedangkan pronoun itu kata ganti noun. (to change a noun)
Contoh :
Lisa eats an apple.
She eats it.
She itu untuk menggantikan Lisa dan it itu untuk menggantikan apple.

Tabel pronoun
Subject
Object
Possessive
I
me
my (noun) / mine
You
you
your (noun) / yours
They
them
their (noun) / theirs
We
us
our (noun) / ours
He
him
his (noun)
She
her
her (noun) / hers
It
it
it (noun) / its
                           

Oia, kalo dalam bahasa Inggris tuh ga umum kalo misalkan pake kalimat, misalnya “I and my family…” itu ga umum, biasanya tuh “My family and I …” Jadi orang lain dulu baru diri sendiri.

Predicate, predicate itu activity, kegiatan. Ada dua macemnya, yaitu verb (kata kerja murni) dan satu lagi linking. Verb terdiri dari verb1, verb2, verb3. Verb itu untuk menjelaskan kapan terjadinya. Verb 1 untuk menunjukan present atau saat ini, verb 2untuk masa lampau atau the past, dan verb 3 (perfect) untuk menunjukan aktivitas antara yang masih dijalani dengan sudah selesai. Sedangkan linking itu adalah untuk menjembatani antara subject dengan other information jika tidak ada kata kerja lainnya harus memakai to be. To be itu terdiri dari am, is, are untuk present dan was, were untukpast atau waktu lampau. Misal : Paris is in France. Is disini itu adalah linking alias to be.

Tenses, kalo dulu waktu di SMK gue diharuskan hafal 16 tenses yang mana gue cuma sanggup hafal judulnya doang. Sekarang gue disuruh memahami 6 tenses aja. Nih cara gampangnya :


present
past
future
simple
v1
v2
will + v1
continous
to be + v- ing
to be + v-ing
x
perfect
have/has + v3
x
x

To be 
punya fungsi double, sebagai linking dan auxiliary (merujuk kata ini termasuktenses yang mana). Misal :
He is famous. Is disini sebagai linking.
He is working hard. Is disini sebagai auxiliary. Working itu kata kerja.
Inget, kalo linking itu untuk menjembatani antara subject dengan object.

Object, terdiri dari dua, adjective dan adverbAdjective itu kata keterangan sifat untuk menjelaskan atau mendeskripsikan noun atau pronoun yang terdekat. (to describe the nearest noun/pronoun). Contoh : John is handsome. Handsome disini menjelaskan si John yang ganteng. Sementara pada contoh : John is a smart personSmart itu sendiri termasuk adjective dan person adalah noun. Kalimat ini berarti John adalah orang yang pintar. Yang pintar itu memang si John tapi pintarnya itu gimana, pintarnya itu lebih merujuk ke person. Contoh lainnya, a strong chair, ini udah jelas ya yang strong ituchair. Contoh lainnya lagi, Mr. Alex is a famous actor, Mr. Alex memang famous, tapifamous disini lebih ke actornya. Jadi Mr. Alex adalah actor yang terkenal.

Adverb, menjelaskan lebih rinci kata kerja (describe a verb). Misal: Mr. Alex writes slowly. Nah slowly itu menjelaskan writes, writes slowly. Sementara kalo ditambah katavery, Mr. Alex writes very slowly, ini menjelaskan adverb itu sendiri, slowly yang gimana, seperti apa, yang very, very slowly, lamban yang sangat.
Adverb menjelaskan  adjective, contoh : Mr. Alex wears a very strange tie. Very ituadverb, strange itu adjective dan tie itu adalah noun. Jadi very disini adalah merujuk kestrange dan strange itu merujuk ke tie, kenapa ke tie, seperti yang dikasih tau di awal bahwa function of adjective is to describe  the nearest noun/pronoun, so in this example, “very strange” nearest to “tie”.





Mudah-mudahan gue ga salah tangkep.

Thursday, 13 March 2014

Pengantar Ekonomi Mikro : Hukum Permintaan (Demand Law)


Hukum Permintaan (Demand Law)
Adalah suatu hipotesa yang menyatakan apabila harga suatu barang mengalami kenaikan maka jumlah barang yang diminta menurun atau berkurang. Sebaliknya, apabila harga suatu barang mengalami penurunan maka jumlah barang yang diminta mengalami peningkatan, asalkan ceteris paribus.

Faktor – faktor penentu permintaan
1. Harga barang,
2. Harga barang lain,
3. Tingakat pendapatan,
4. Selera konsumen,
5. Jumlah penduduk,
6. Distribusi pendapat,
7. Letak geografis,
8. Ramalan di masa yang akan datang,
9. dsb.

Nomor 2 dan seterusnya adalah ceteris paribus.


Pengantar Ekonomi Mikro : Sifat –Sifat Teori Ekonomi

Ada empat unsur penting yaitu :
1.      Definisi-definisi yang menjelaskan dengan sebaik-baiknya variabel-variabel yang sifat-sifat hubungannya akan diterangkan dalam teori tersebut.
2.      Sejumlah asumsi-asumsi atau pemisal-pemisalan mengenai keadaan yang harus terwujud supaya teori itu berlaku dengan baik.
3.      Satu atau beberapa hipotesis mengenai sifat-sifat hubungan diantara berbagai variabel yang dibicarakan.
4.      Satu atau beberapa ramalan mengenai keadaan-keadaan yang akan berlaku.


Apa itu variabel ?
Variabel adalah suatu besaran yang nilainya dapat mengalami perubahan. Ada dua variabel yaitu endogen dan eksogen. Variabel endogen adalah variabel yang sifatnya diterangkan dalam teori tersebut. Sedangkan variabel eksogen adalah variabel yang mempengaruhi variabel endogen tetapi ia ditentukan oleh faktor-faktor yang berada di luar teori tersebut. Contoh “Harga beras di Jawa Barat tergantung kepada keadaan iklim di daerah penanaman padi di Jawa Barat.” Harga beras adalah variabel endogen karena perubahaannya dipengaruhi oleh variabel lain dalam pernyataan itu, yaitu iklim. Iklim yang buruk mengurangi produksi dan ini akan menaikkan harga. Variabel yang kedua yaitu iklim, adalah variabel eksogen, karna ia tidak dipengaruhi oleh harga tetapi oleh faktor – faktor yang tidak dinyatakan dalam teori tersebut.


Asumsi
Membuat asumsi atau pemisal-pemisalan adalah salah satu syarat penting dalam membuat teori dalam ilmu sosial. Tanpa asumsi, sangat sukar untuk menjelaskan sifat-sifat perhubungan di antara berbagai variabel. gambaran sederhana mengenai hubungan di antara suatu peristiwa itu dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya harus dibuat. Biasanya yang diterangkan adalah bagaimana sifat hubungan antara peristiwa itu dengan faktor-faktor terpenting yang mempengaruhinya. Ini artinya, teori harus membuat penyederhanaan ke atas kejadian yang sebenarnya dalam masyarakat. Penyederhanaan itu dilakukan dengan membuat pemisalan. Pemisalah itu dikenal sebagai ceteris paribus, kata itu diambil dari bahasa Latin yang artinya, "hal-hal lain tidak mengalami perubahan".

Hipotesis
Adalah suatu pernyataan mengenai bagaimana variabel-variabel yang dibicarakan berkaitan satu sama lain. Sifat hubungan dibedakan menjadi dua, yaitu  hubungan langsung dan hubungan terbalik. Hubungan langsung adalah keadaan di mana perubahan nilai – nilai variabel yang dibicarakan bergerak ke arah bersamaan. Sedangkan hubungan terbalik adalah apabila nilai-nilai variabel yang dibicarakan berubah ke arah yang bertentangan.

Pengantar Ekonomi Mikro : Pendahuluan

1.   Pengertian Ilmu Ekonomi

  • Ilmu (Science)
Segala sesuatu yang tersusun secara sistematis.

  •  Pengetahuan (Knowledge)
Kesan dari manusia yang diwujudkan melalui panca indera.

  • Ekonomi
Oikos (rumah tangga) + Nomos (peraturan).

  • Ilmu +  Pengetahuan
Pengetahuan (knowledge) yang tersusun secara sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran, dimana pengetahuan tersebut tersebut selalu dapat diperiksa dengan kritis oleh  setiap orang yang ingin mengetahuinya.

Metodologi Karya Ilmiah
1.   Menemukan suatu masalah
2.   Merumuskan masalah
3.   Mengumpulkan data
4.   Melakukan pengujian terhadap masalah
5.   Membuat hipotesa
6.   Menguji hipotesa
7.   Menarik kesimpulan


2.   Definisi Ilmu Ekonomi
Adalah ilmu tentang usaha-usaha manusia dalam memenuhi kebutuhannya dengan alat-alat pemuas kebutuhan yang langka adanya.

3.   Macam Kegiatan Ekonomi
·        Kegiatan produksi
·        Kegiatan konsumsi
·        Kegiatan pertukaran
Pihak-pihak yang bersangkutan dalam kegiatan-kegiatan ekonomi : produsen, konsumen, penduduk, pemerintah, dsb.

Jadi kegiatan ekonomi, adalah kegiatan seseorang, suatu masyarakat, maupun suatu perusahaan untuk memproduksi barang atau jasa maupun menggunakan atau mengkonsumsi barang dan jasa tersebut.

4.   Penggerak Kegiatan Ekonomi

Mengapa kegiatan ekonomi timbul?
Faktor penggerak yang sangat mendasar bagi adanya aktivitas ekonomi adalah adanya kebutuhan manusia.

Kebutuhan manusia timbul dari :
1.   Kebutuhan biologis untuk hidup, missal : makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal.
2.   Kebutuhan yang timbul dari peradaban manusia dan kebudayaannya sendiri, missal : keinginan rumah yang baik, keinginan mendapatkan pendidikan, keinginan mendapatkan makanan yang lezat, dsb.
3.   Kebutuhan lain yang khas masing – masing perorangan.

5.   Unsur Kegiatan Produksi
Tidak semua kebutuhan manusia terpenuhi. Kebutuhan seseorang dikatakan terpenuhi apabila ia mengkonsumsi barang atau jasa yang ia butuhkan. Sedangkan barang atau jasa akan tersedia apabila diproduksi.

Kemampuan setiap manusia (malu/terbelakang) untuk memenuhi barang/jasa yang ia butuhkan oleh semua warganya selalu mempunyai batas.



Mengapa?
Sebab proses produksi memerlukan sumber – sumber ekonomi. Sumber – sumber ekonomi yang tersedia selalu terbatas jumlahnya.

Sumber – sumber ekonomi = faktor – faktor produksi

faktor produksi
faktor produksi


1.   Alam atau tanah
      Faktor produksi ini disediakan alam. Faktor produksi ini meliputi tanah, berbagai jenis tambang, hasil hutan dan sumber alam yang dapat dijadikan modal seperti air yang dibendung untuk irigasi atau untuk pembangkit tenaga listrik.

2.   Tenaga kerja
      Faktor produksi ini bukan saja berarti jumlah buruh yang terdapat dalam perekonomian. Pengertian tenaga kerja meliputi juga keahlian dan keterampilan yang mereka miliki. Dari segi keahlian dan pendidikannya, tenaga kerja dibedakan kepada tiga golongan berikut :

  • Tenaga kerja kasar, tenaga kasar adalah yang tidak berpendidikan atau rendah pendidikannya dan tidak memiliki keahlian dalam suatu bidang pekerjaan.
  • Tenaga kerja terampil, tenaga kerja terampil adalah tenaga kerja yang memiliki keahlian dari pelatihan atau pengalaman kerja seperti montir mobil, tukang kayu dan ahli mereparasi TV dan radio.
  • Tenaga kerja terdidik, tenaga kerja terdidik adalah  tenaga kerja yang memiliki pendidikan cukup tinggi dan keahlian dalam bidang tertentu seperti dokter, akuntan, ahli ekonomi dan insinyur.

3.   Modal
      Faktor produksi ini merupakan benda yang diciptakan oleh manusia dan digunakan untuk memproduksi barang-barang atau jasa-jasa yang dibutuhkan. Beberapa contohnya adalah sistem pengairan, jaringan jalan raya, bangunan pabrik dan pertokoan, mesin-mesin dan peralatan pabrik dan alat-alat pengangkutan.

4.   Kepengusahaan (entrepreneurship) atau skill.
      Faktor produksi ini berbentuk keahlian dan kemampuan pengusaha untuk mendirikan dan mengembangkan berbagai kegiatan usaha. Dalam menjalankan suatu kegiatan ekonomi, para pengusaha akan memerlukan ketiga faktor produksi yang lain yaitu tanah, modal, dan tenaga kerja. Keahlian keusahawanan meliputi kemahiran mengorganisasi berbagai sumber atau faktor produksi tersebut secara efektif dan efisien sehingga usahanya berhasil dan berkembang serta dapat menyediakan barang dan jasa untuk masyarakat.


6.   Barang Ekonomis Dan Barang Bebas
Barang ekonomis, adalah barang yang tersedia lebih sedikit dibandingkan dengan yang dibutuhkan manusia.

Barang tidak ekonomis (bebas), adalah barang yang tersedia dalam jumlah yang melebihi kebutuhan manusia.

Pengantar Ekonomi Mikro : Pokok Bahasan


1.    Permintaan (Demand)
2.    Penawaran (Supply)
3.    Keseimbangan (Equilibrium)
4.    Elastisitas :
       a.    Elastisitas Permintaan (Demand Elasticity)
       b.    Elastisitas Penawaran ( Supply Elasticity)
5.    Teori Tingkah Laku Konsumen ( Customer Behavior  Theory)
6.    Teori Produksi (Production Theory)
7.    Teori Ongkos Produksi  (Cost Production Theory)
8.    Pasar (Market) :
       a.    Pasar Persaingan Sempurna (Perfect Comptition Market)
       b.    Pasar Monopoli (Monopoly Market)
       c.    Pasar Monopolistik (Monopolistic Market)
       d.    Pasar Oligopoli (Oligopoly Market)