Ads

Saturday, 31 May 2014

Bulan ini penuh cerita. Ada banyak peristiwa yang terjadi. Pergi ke beberapa tempat bersama teman-teman, makan bersama teman-teman, mengerjakan tugas bersama teman-teman, mengobrol... Ini menyenangkan. 
Selain peristiwa menyenangkan, ada juga peristiwa yang kurang bahkan tidak menyenangkan. Aaah... hidup itu seperti ini ya?

Salah satu yang paling menyenangkan adalah saat bersama orang yang spesial, lebih spesial dari orang-orang yang spesial. Dalam hubungan pertemanan, ada salah seorang yang aku spesialkan, tepatnya aku berharap. Salahkah? Aku belum pernah bertemu dengannya, mengobrol hanya lewat pesan, tapi aku tertarik dengannya? Salahkah? Salah! Ini ga bener, harusnya, kalo emang ngerasa cocok, ya ketemuan, lihat dan pastikan. Seharusnya seperti itu? Tapi kenyataannya kita belum pernah bertemu. Sebesar apapun usahaku untuk tidak mengharapkannya tetap saja aku masih berharap. Mengharapkan yang tak pasti, kan? Memang sepertinya yang paling pasti adalah ketidakpastian. 

Jadi bagaimana awalnya?
Entahlah, aku pun tak tau, tak ingat tepatnya. Seingatku, kita sempat beberapa terlibat pembicaraan tapi tidak sering, baru mulai sering dan berkenalan secara resmi saat bulan Februari. Lalu... berlanjut sampai bulan ini. Semoga masih ada bulan - bulan, bahkan tahun - tahun selanjutnya. Aku harap. 

Alasan? Cinta tak perlu alasan. Ah benarkah? Tidak. Tidak ada yang benar-benar tanpa alasan, bukan? Pikirkan lagi.

Kamu itu...
memahamiku, setidaknya mencoba memahamiku.
Kamu itu...
Istimewa.

Bagaimana menyampaikannya? Aku tak pandai merangkai kata-kata. Lebih tak pandai lagi mengungkapannya. Bagaimana cara mengungkapkannya jika kita saja tak pernah bertemu langsung.

Keinginan? Tentu saja bertemu, langsung. Aku lebih sering untuk menyakinkan diriku sendiri, apakah aku memang benar-benar ingin bersamanya, percayalah. Aku akan pergi, sejauh mungkin. Aku bukan orang yang berlari dan pergi untuk dikejar, tidak. Aku pergi untuk benar-benar pergi. Dan kali ini aku memilih untuk tetap disini, bersamamu. Bersama seseorang yang tak ku tahu apakah dia memiliki perasaan yang sama denganku. Ini berat dan agak mengganggu. Membuatku terus memikirkan dirimu. Bisakah kita lebih dari sekedar berteman? Ah benarkah ini mauku? Ayoo... kita harus bertemu. 

21:51 31/05/2014

Tuesday, 20 May 2014

20 Mei 2011

Dulu, tiap malem semenjak gue punya netbook,  gue selalu menyempatkan waktu buat nulis diary sebelum gue tidur. Ini salah satunya yang gue tulis di tanggal 20 Mei 2011. Udah lama banget ya, ini ditulis 3 tahun yang lalu. Wow, waktu berlalu dengan sangat cepat ya!


Hari ini tanggal 20 mei 2011
Hari ini gue kesiangan, ahh gara – gara gue mens nih mood gue jadi gimana gitu.
Hari ini kelas gue pindah ke lantai tiga dan lu tau gimana keadaan kelasnya..kata temen gue kaya kandang ayam. Meja dan kursinya ga lengkap, ga beraturan, hancur, kotor pula.
Hari ini upacara kebangkitan nasional. Jadi tadi kita upacara.
Gue ga nyangka disaat guru – guru lain  pada nyantai ga ngajar, salah satu guru gue malah dengan semangatnya ngajak presentasi. Ckkckc. Guru lainnya ada yang penataran dan cuma ngasih tugas, itu juga kemaren dia ngasih tugasnya. Tadi ga ada yang ngerjain, karena lebih milih di fotocopy aja. Ternyata ga difotocopy. Malah ga di kerjain sama sekali. Gila. Terus kotak amal lupa ditaro dimana, padahal tiap Jumat tuh penghitungan isi kotak amal. Gue sama temen gue nyari – nyari ternyata ada di ruang guru. Oia anak kelas tiga hari ini pada ke sekolah. Semenjak dari pelajaran pak  guru yang lagi penataran, gue sama temen gue maen ke perpus minjem buku sekalian. Tadinya gue mau minjem novel terusan yang kemaren gue pinjem dari temen gue yang ‘Mates, dates and cosmic kisses’ tapi ternyata ga ada terusannya. Gue bingung yaudah gue ambil satu komik itu juga ngasal. Tapi dalam waktu sekejap tuh komik udah selese gue baca. Sedang novel yang gue pinjem ‘Bras and Stickbroom’ kayanya kurang seru dan udah gitu tebel tapi masih bersambung, astaga.
Tadi gue ikut mentoring gabungan yang ternyata cuma dihadiri anak ak sama pm, dari pm cuma gue sama seorang temen gue yang tadi nyari - nyari kotak amal. Ngebahas ttg tafakur alam. Asik nih. Respon dari anak – anak kelas gue juga lumayan bagus.
Mungkin karena gue lagi dapet jadi pulang sekolah gue langsung ketiduran dambil baca novel. Ngantuk gila. Dan lagi cuacanya juga enak banget buat tidur apalagi pintu rumah lagi di buka jadi terasa banget anginnya. Beuhh tambah ngantuk dah, padahal gue belom makan dan di sekolah tadi gue kelaparan. Hadehh.
Moga – moga gue sanggup baca tuh novel. Amiennn.
Oia tadi gue maen , sebenernya cuma ngeliatin tapi ikut bantu juga ‘dia’ main solitaire. ‘dia’ ternyata belom mahir tapi dia cepet tanggap tadi. Sayang sih netbooknya keburu diambil yang punya lagi. Huh.
Ada lagi si temen gue, juga lucu aja dah, dari kemaren ngomong pake bahasa Inggris. Seru sih. Sekaligus latihan juga. Tapi masa gue di bilang boyfriend mulu sama dia, ckck. Gue kan cewek.

Friday, May 20, 2011
21:32:18

Sunday, 18 May 2014

Mencoba mengerti tapi aku tetap tak mengerti. Hey, ada apa? Maaf aku tak cukup "ada" untukmu di saat seperti ini. Andai aku bisa menjadi lebih nyata, setidaknya dengan "menyentuhmu" secara langsung, karna kata-kataku ternyata tak cukup mampu untuk "menyentuhmu." 

14:50 18/05/2014

Friday, 16 May 2014

Ingati Aku

Kepada lampu yang membuatku berharap
Juga suara yang menjagaku di setiap malam 
Untuk setiap kepergian yang tak pasti 
Juga untuk kedatangan yang ditunggu
Inikah saatnya? 
Saat untuk benar-benar melepasnya 
Dimana lagi akan ku temukan dirinya 

Inikah akhirnya? 
Akhir pengharapanku padanya

Jumat, 16 Mei 2014 13:55