Hal yang membuatku terkejut adalah ketika lagi - lagi kamu datang ke rumahku. Wow. Seperti mimpi. Kamu di depan mataku. Ah apakah aku terlalu baper. Tapi kamu selalu memberiku kejutan. Dan kamu berhasil membuatku terkejut. Beberapa hari sebelum kamu datang ke rumah, dengan sangat menyesal aku ga lihat kamu waktu itu. Tapi beberapa hari dari hari itu kamu langsung ada di depanku. Aku melted. Aku baper. Lebih dari cukup untuk membuatku bersimpati sama kamu. Kamu yang terbaik. Memang kamu selalu jadi yang terbaik di mataku.
Dan lagi kamu bilang bahwa sekarang kamu satu kota denganku. Wow. Sekarang kita sedekat ini. Kurang apalagi coba kejutanmu. Tetap semangat ya, yang kuat menghadapi panasnya Jakarta. Semoga sehat selalu, sukses selalu, diberi kemudahan dalam menjalankan aktivitasnya, apapun yang kamu lakukan aku dukung karena kamu pun pasti tau baik buruknya. Semoga yang terbaik senantiasa untuk kamu. Terima kasih masih mengingatku, mengunjungiku. I am so happy!
Ku ingat lagi, setahun yang lalu di bulan ini juga kamu mengunjungiku. Ah dulu itu aku selalu kepikiran setidaknya sekali dalam hidupku aku harus menemui kamu. Dan kamu datang menemuiku. Tahun ini pun kamu kembali datang. :)
Ads
Wednesday, 18 April 2018
Thursday, 12 April 2018
Saatnya Berhenti
Tentang Depresi.
Ok, malam ini hanya akan menulis selama 4 menit. Yeah aku diburu waktu. Sudah waktunya tidur. Tapi ku ingin menulis dulu.
Depresi sering ga dirasakan penderitanya. Yah sulit banget untuk menyadarkan orang bahwa dia depresi. Kebanyakan orang ga sadar bahwa dia depresi. Semua baik-baik aja, I'm fine. Gitu. Kadang ada orang yang sadar dia depresi tapi malah dianggap enteng dan dibilang caper. Penyakit jiwa memang ga sekeliatan penyakit fisik, tapi lama kelamaan fisik akan berubah juga akan ikut lelah karena depresi. Jadi jika depresi gimana? Pergi ke dokter, ya pergi ke ahli jiwa. Jiwanya sakit maka harus berobat. Orang flu aja berobat kok. Pergi ke dukun itu sangat tidak dianjurkan. Kadang suka mikir jangan-jangan dukun itu sendiri yang halu or delusi etc.
Jika sakit, stop pergi ke dukun. Tapi pergilah ke dokter. Biaya ke dukun sama ke dokter kayanya lebih terjangkau ke dokter. Apalagi yang pake BPJS, itu gratis. Ke dukun emang ada yang gratis? Konsul ke dukun aja bayar, belom lagi suruh siapin kopi item lah, bubur merah putih lah, kembang lah, apalah-apalah lainnya. Ribet banget kan. Kalo ke dokter tuh kuncinya ya antri aja dengan sabar. Ntar dipanggil gilirannya terus diperiksa terus dikasih obat.
Yah terserah sih kalian percaya dukun atau engga. Ini cuma opini saya.
Duh kelebihan 5menit.
Ok, malam ini hanya akan menulis selama 4 menit. Yeah aku diburu waktu. Sudah waktunya tidur. Tapi ku ingin menulis dulu.
Depresi sering ga dirasakan penderitanya. Yah sulit banget untuk menyadarkan orang bahwa dia depresi. Kebanyakan orang ga sadar bahwa dia depresi. Semua baik-baik aja, I'm fine. Gitu. Kadang ada orang yang sadar dia depresi tapi malah dianggap enteng dan dibilang caper. Penyakit jiwa memang ga sekeliatan penyakit fisik, tapi lama kelamaan fisik akan berubah juga akan ikut lelah karena depresi. Jadi jika depresi gimana? Pergi ke dokter, ya pergi ke ahli jiwa. Jiwanya sakit maka harus berobat. Orang flu aja berobat kok. Pergi ke dukun itu sangat tidak dianjurkan. Kadang suka mikir jangan-jangan dukun itu sendiri yang halu or delusi etc.
Jika sakit, stop pergi ke dukun. Tapi pergilah ke dokter. Biaya ke dukun sama ke dokter kayanya lebih terjangkau ke dokter. Apalagi yang pake BPJS, itu gratis. Ke dukun emang ada yang gratis? Konsul ke dukun aja bayar, belom lagi suruh siapin kopi item lah, bubur merah putih lah, kembang lah, apalah-apalah lainnya. Ribet banget kan. Kalo ke dokter tuh kuncinya ya antri aja dengan sabar. Ntar dipanggil gilirannya terus diperiksa terus dikasih obat.
Yah terserah sih kalian percaya dukun atau engga. Ini cuma opini saya.
Duh kelebihan 5menit.
Manis
Aku harus belajar realistis.
Hidup ini dinamis.Pikiranku tak boleh terus menerus statis.Tak apa terkena gerimis.Tapi aku harus berjalan sampai akhir garis.Aku bukan ahli waris.Itu tidak miris.Tak perlu malu menerima karna itu gratis.Esok hari kamis.Semoga hariku manis.
Kemarin
Hampir ketemu kamu.
Kemarin lusa.
Siapa sangka.
Tapi sayang tidak bertemu.
Tidak berjodoh.
Ah jodoh bukan selalu sepasang kekasih.
Bisa sebagai teman.
Subscribe to:
Posts (Atom)