Ads

Showing posts with label pengantar ekonomi mikro. Show all posts
Showing posts with label pengantar ekonomi mikro. Show all posts

Tuesday, 18 March 2014

Pengantar Ekonomi Mikro : Perbedaan Antara Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro


Ekonomi mikro
  • Membicarakan unit-unit individu, seperti : perusahaan dan rumah tangga (RT).
  • Membicarakan tentang penentuan tingkat produksi suatu perusahaan, agar keuntungan yang diperoleh pada tingkat yang maksimal.
  • Permasalahan yang dibahas mengenai alokasi faktor-faktor produksi dan distribusi pendapatan.


Ekonomi makro
  • Membicarakan perekonomian secara keseluruhan dan mengabaikan unit-unit individu serta permasalahan yang dihadapinya.
  • Membicarakan tentang produksi secara keseluruhan (total output) dan tingkat harga umum.
  • Permasalahan yang dibahas mengenai : pendapatan nasional, kesempatan kerja penuh, dan pertumbuhan ekonomi.


Thursday, 13 March 2014

Pengantar Ekonomi Mikro : Hukum Permintaan (Demand Law)


Hukum Permintaan (Demand Law)
Adalah suatu hipotesa yang menyatakan apabila harga suatu barang mengalami kenaikan maka jumlah barang yang diminta menurun atau berkurang. Sebaliknya, apabila harga suatu barang mengalami penurunan maka jumlah barang yang diminta mengalami peningkatan, asalkan ceteris paribus.

Faktor – faktor penentu permintaan
1. Harga barang,
2. Harga barang lain,
3. Tingakat pendapatan,
4. Selera konsumen,
5. Jumlah penduduk,
6. Distribusi pendapat,
7. Letak geografis,
8. Ramalan di masa yang akan datang,
9. dsb.

Nomor 2 dan seterusnya adalah ceteris paribus.


Pengantar Ekonomi Mikro : Sifat –Sifat Teori Ekonomi

Ada empat unsur penting yaitu :
1.      Definisi-definisi yang menjelaskan dengan sebaik-baiknya variabel-variabel yang sifat-sifat hubungannya akan diterangkan dalam teori tersebut.
2.      Sejumlah asumsi-asumsi atau pemisal-pemisalan mengenai keadaan yang harus terwujud supaya teori itu berlaku dengan baik.
3.      Satu atau beberapa hipotesis mengenai sifat-sifat hubungan diantara berbagai variabel yang dibicarakan.
4.      Satu atau beberapa ramalan mengenai keadaan-keadaan yang akan berlaku.


Apa itu variabel ?
Variabel adalah suatu besaran yang nilainya dapat mengalami perubahan. Ada dua variabel yaitu endogen dan eksogen. Variabel endogen adalah variabel yang sifatnya diterangkan dalam teori tersebut. Sedangkan variabel eksogen adalah variabel yang mempengaruhi variabel endogen tetapi ia ditentukan oleh faktor-faktor yang berada di luar teori tersebut. Contoh “Harga beras di Jawa Barat tergantung kepada keadaan iklim di daerah penanaman padi di Jawa Barat.” Harga beras adalah variabel endogen karena perubahaannya dipengaruhi oleh variabel lain dalam pernyataan itu, yaitu iklim. Iklim yang buruk mengurangi produksi dan ini akan menaikkan harga. Variabel yang kedua yaitu iklim, adalah variabel eksogen, karna ia tidak dipengaruhi oleh harga tetapi oleh faktor – faktor yang tidak dinyatakan dalam teori tersebut.


Asumsi
Membuat asumsi atau pemisal-pemisalan adalah salah satu syarat penting dalam membuat teori dalam ilmu sosial. Tanpa asumsi, sangat sukar untuk menjelaskan sifat-sifat perhubungan di antara berbagai variabel. gambaran sederhana mengenai hubungan di antara suatu peristiwa itu dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya harus dibuat. Biasanya yang diterangkan adalah bagaimana sifat hubungan antara peristiwa itu dengan faktor-faktor terpenting yang mempengaruhinya. Ini artinya, teori harus membuat penyederhanaan ke atas kejadian yang sebenarnya dalam masyarakat. Penyederhanaan itu dilakukan dengan membuat pemisalan. Pemisalah itu dikenal sebagai ceteris paribus, kata itu diambil dari bahasa Latin yang artinya, "hal-hal lain tidak mengalami perubahan".

Hipotesis
Adalah suatu pernyataan mengenai bagaimana variabel-variabel yang dibicarakan berkaitan satu sama lain. Sifat hubungan dibedakan menjadi dua, yaitu  hubungan langsung dan hubungan terbalik. Hubungan langsung adalah keadaan di mana perubahan nilai – nilai variabel yang dibicarakan bergerak ke arah bersamaan. Sedangkan hubungan terbalik adalah apabila nilai-nilai variabel yang dibicarakan berubah ke arah yang bertentangan.

Pengantar Ekonomi Mikro : Pendahuluan

1.   Pengertian Ilmu Ekonomi

  • Ilmu (Science)
Segala sesuatu yang tersusun secara sistematis.

  •  Pengetahuan (Knowledge)
Kesan dari manusia yang diwujudkan melalui panca indera.

  • Ekonomi
Oikos (rumah tangga) + Nomos (peraturan).

  • Ilmu +  Pengetahuan
Pengetahuan (knowledge) yang tersusun secara sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran, dimana pengetahuan tersebut tersebut selalu dapat diperiksa dengan kritis oleh  setiap orang yang ingin mengetahuinya.

Metodologi Karya Ilmiah
1.   Menemukan suatu masalah
2.   Merumuskan masalah
3.   Mengumpulkan data
4.   Melakukan pengujian terhadap masalah
5.   Membuat hipotesa
6.   Menguji hipotesa
7.   Menarik kesimpulan


2.   Definisi Ilmu Ekonomi
Adalah ilmu tentang usaha-usaha manusia dalam memenuhi kebutuhannya dengan alat-alat pemuas kebutuhan yang langka adanya.

3.   Macam Kegiatan Ekonomi
·        Kegiatan produksi
·        Kegiatan konsumsi
·        Kegiatan pertukaran
Pihak-pihak yang bersangkutan dalam kegiatan-kegiatan ekonomi : produsen, konsumen, penduduk, pemerintah, dsb.

Jadi kegiatan ekonomi, adalah kegiatan seseorang, suatu masyarakat, maupun suatu perusahaan untuk memproduksi barang atau jasa maupun menggunakan atau mengkonsumsi barang dan jasa tersebut.

4.   Penggerak Kegiatan Ekonomi

Mengapa kegiatan ekonomi timbul?
Faktor penggerak yang sangat mendasar bagi adanya aktivitas ekonomi adalah adanya kebutuhan manusia.

Kebutuhan manusia timbul dari :
1.   Kebutuhan biologis untuk hidup, missal : makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal.
2.   Kebutuhan yang timbul dari peradaban manusia dan kebudayaannya sendiri, missal : keinginan rumah yang baik, keinginan mendapatkan pendidikan, keinginan mendapatkan makanan yang lezat, dsb.
3.   Kebutuhan lain yang khas masing – masing perorangan.

5.   Unsur Kegiatan Produksi
Tidak semua kebutuhan manusia terpenuhi. Kebutuhan seseorang dikatakan terpenuhi apabila ia mengkonsumsi barang atau jasa yang ia butuhkan. Sedangkan barang atau jasa akan tersedia apabila diproduksi.

Kemampuan setiap manusia (malu/terbelakang) untuk memenuhi barang/jasa yang ia butuhkan oleh semua warganya selalu mempunyai batas.



Mengapa?
Sebab proses produksi memerlukan sumber – sumber ekonomi. Sumber – sumber ekonomi yang tersedia selalu terbatas jumlahnya.

Sumber – sumber ekonomi = faktor – faktor produksi

faktor produksi
faktor produksi


1.   Alam atau tanah
      Faktor produksi ini disediakan alam. Faktor produksi ini meliputi tanah, berbagai jenis tambang, hasil hutan dan sumber alam yang dapat dijadikan modal seperti air yang dibendung untuk irigasi atau untuk pembangkit tenaga listrik.

2.   Tenaga kerja
      Faktor produksi ini bukan saja berarti jumlah buruh yang terdapat dalam perekonomian. Pengertian tenaga kerja meliputi juga keahlian dan keterampilan yang mereka miliki. Dari segi keahlian dan pendidikannya, tenaga kerja dibedakan kepada tiga golongan berikut :

  • Tenaga kerja kasar, tenaga kasar adalah yang tidak berpendidikan atau rendah pendidikannya dan tidak memiliki keahlian dalam suatu bidang pekerjaan.
  • Tenaga kerja terampil, tenaga kerja terampil adalah tenaga kerja yang memiliki keahlian dari pelatihan atau pengalaman kerja seperti montir mobil, tukang kayu dan ahli mereparasi TV dan radio.
  • Tenaga kerja terdidik, tenaga kerja terdidik adalah  tenaga kerja yang memiliki pendidikan cukup tinggi dan keahlian dalam bidang tertentu seperti dokter, akuntan, ahli ekonomi dan insinyur.

3.   Modal
      Faktor produksi ini merupakan benda yang diciptakan oleh manusia dan digunakan untuk memproduksi barang-barang atau jasa-jasa yang dibutuhkan. Beberapa contohnya adalah sistem pengairan, jaringan jalan raya, bangunan pabrik dan pertokoan, mesin-mesin dan peralatan pabrik dan alat-alat pengangkutan.

4.   Kepengusahaan (entrepreneurship) atau skill.
      Faktor produksi ini berbentuk keahlian dan kemampuan pengusaha untuk mendirikan dan mengembangkan berbagai kegiatan usaha. Dalam menjalankan suatu kegiatan ekonomi, para pengusaha akan memerlukan ketiga faktor produksi yang lain yaitu tanah, modal, dan tenaga kerja. Keahlian keusahawanan meliputi kemahiran mengorganisasi berbagai sumber atau faktor produksi tersebut secara efektif dan efisien sehingga usahanya berhasil dan berkembang serta dapat menyediakan barang dan jasa untuk masyarakat.


6.   Barang Ekonomis Dan Barang Bebas
Barang ekonomis, adalah barang yang tersedia lebih sedikit dibandingkan dengan yang dibutuhkan manusia.

Barang tidak ekonomis (bebas), adalah barang yang tersedia dalam jumlah yang melebihi kebutuhan manusia.

Pengantar Ekonomi Mikro : Pokok Bahasan


1.    Permintaan (Demand)
2.    Penawaran (Supply)
3.    Keseimbangan (Equilibrium)
4.    Elastisitas :
       a.    Elastisitas Permintaan (Demand Elasticity)
       b.    Elastisitas Penawaran ( Supply Elasticity)
5.    Teori Tingkah Laku Konsumen ( Customer Behavior  Theory)
6.    Teori Produksi (Production Theory)
7.    Teori Ongkos Produksi  (Cost Production Theory)
8.    Pasar (Market) :
       a.    Pasar Persaingan Sempurna (Perfect Comptition Market)
       b.    Pasar Monopoli (Monopoly Market)
       c.    Pasar Monopolistik (Monopolistic Market)
       d.    Pasar Oligopoli (Oligopoly Market)